AFFAIR’, Film Thriller Berbumbu Hantu

March 11, 2010

Nayato Fio Nuala selalu bisa memberikan sajian menarik dalam film-film besutannya. Kali ini yang diangkat bertema affair, di mana awal ceritanya berkisah tentang permainan cinta dua orang sahabat yang diperankan Sigi Wimala dan Garneta Haruni, atas nama pengorbanan cinta untuk persahabatan yang melahirkan kecemburuan fatal dan mengakibatkan kematian. Film berjudul AFFAIR ini menjadi tontonan yang patut diandalkan bagi pecinta horor.

“Konsepnya tentang permainan cinta yang berujung pada kekerasan dan pembunuhan. Selama ini kalau kata ‘affair’ cenderung pada perselingkuhan, namun di film ini kita malah memberi kesan positif dengan cara yang berbeda, meskipun nggak ada perselingkuhan, namun AFFAIR dalam satu hubungan juga bisa berakibat fatal,” ungkap Chand Parwez, sang produser.

Ditemui di preskon film AFFAIR di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Selasa (9/3), Chand menjelaskan bahwa film yang diproduksi Kharisma Starvision Plus dan Indie Picture Productions ini ingin dibuat berbeda dengan film horor kebanyakan. Mengandung thriller, tapi juga memunculkan sosok hantu sebagai ‘bumbu’.

“Emang sih kita pengen beda dalam membuat film horor. Kita pengen menampilkan film thriller tapi nggak penuh, masih ada bumbu horornya. Pengennya menyeret penonton sedikit demi sedikit untuk melihat satu tontonan yang cerdas. Jadi bukan hanya menonton film horor yang cuma nakut-nakutin aja, di sini hantunya cantik, korban mutilasi yang diperankan oleh Sigi Wimala,” terangnya.

AFFAIR sendiri adalah sebuah ilustrasi dengan pendekatan horor yang cantik, tapi sangat dingin dan menggedor jantung. Boleh dibilang bahwa pendekatan horor dalam AFFAIR merupakan sesuatu yang baru - pendekatan retro dengan gambar yang indah, cerita yang fokus tetapi menggunakan pendekatan editing yang cerdas dalam mengungkap rangkaian peristiwa.

Dan atas semua itu, Chand mengaku sangat bersyukur karena tidak satupun adegan dalam filmnya yang dipotong oleh Lembaga Sensor Film. “Film ini lulus tanpa potongan, karena kalau membuat film kita selalu menerapkan self-sensor. Jadi bisa dibilang kita bukan lolos sensor, tapi sudah lulus dengan sendirinya,” kata Chand berbangga.

Sesuai jadwalnya, film AFFAIR bakal ditayangkan langsung di bioskop mulai 11 Maret 2010. Film ini juga menampilkan dua lagi dari Lyla Band berjudul Bernafas Tanpamu dan Untuk Sesaat. (kpl/ato/boo)

Dulmatin Kecil Dikenal Cerdas

Liputan6.com, Pemalang: Dulmatin, tersangka teroris Bom Bali I dikenal cerdas sejak kecil. Ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pemalang ia selalu menduduki peringkat satu. Pemuda kelahiran Pemalang, Jawa Tengah, 6 Juni 1970 itu juga termasuk siswa yang berprestasi.

Buktinya, nilai Dulmatin alias Amar Usman alias Muktamar alias Joko Pitono tak pernah mendapat enam. Pelajaran matematika saja Dulmatin selalu meraih nilai 9. Demikian pula nilai mata pelajaran agama, tak pernah di bawah 9.

Staf Humas SMAN 1 Pemalang Wilujeng Ribudianto menuturkan sosok Dulmatin semasa SMA baik dan pendiam. Tak heran jika pengurus sekolah awalnya kaget dan nyaris tak percaya jika Dulmatin tersangka aksi teror. Sebab putra ke-5 dari enam bersaudara pasangan Usman Sofi-Masniyati bukan tipe remaja yang nakal.

Menurut Wilujeng, Dulmatin hanya menjalani belajar di SMAN 1 Pemalang selama tiga semester. Yakni mulai 1987 sampai 1989. Setelah itu Dulmatin mengajukan pindah sekolah ke Yogyakarta.

Kini Dulmatin telah tewas. Tersangka yang dikenal lihai merakit bom ini tewas dalam penggerebekan di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa kemarin. Keluarga dan sanak kerabat masih menunggu jenazah Dulmatin yang sedang berada di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur [baca: Jenazah Dulmatin Masih Berada di RS Polri].(AIS)

Bekas Anak Buah: Dulmatin Itu Berkelas Tinggi

March 10, 2010

Dulmatin

VIVAnews - Farihin dan Ali Fauzi meragukan salah satu korban tewas dalam penggerebekan di Pamulang hari ini adalah Dulmatin yang dicari-cari pemerintah Amerika Serikat, Filipina dan Indonesia. Farihin yang pernah menjadi anak buah Dulmatin selama tiga bulan di Ambon menyatakan Dulmatin tidak akan mudah ditangkap.

“Dia itu kelasnya tinggi. Dia itu selalu merencanakan dengan baik segala sesuatu,” kata Farihin kepada tvOne, Selasa 9 Maret 2010. “Termasuk rute pelarian,” ujar Farihin.

Selain itu, Dulmatin juga selalu menggunakan peralatan yang canggih. Kalau bersenjata, dia memilih yang performanya bagus dan memiliki persediaan peluru banyak. “Misal Baretta,” kata Farihin.

Sementara Ali Fauzi, juga kepada tvOne, meragukan pula salah satu dari tiga yang tewas ditembak Detasemen Khusus 88 hari ini adalah Dulmatin. Menurut Ali Fauzi, Dulmatin sangat licin dan pintar.

Siang ini, polisi menggerebek tiga lokasi di Pamulang, Tangerang Selatan. Dua pria dan satu wanita diduga tewas dalam kejadian ini.

Belum ada keterangan resmi dari Markas Besar Polri terkait kepastian nama Dulmatin yang diduga tewas dalam penggerebkan di Pamulang. Tetapi, Kepala Detasemen Khusus 88 (Densus) Brigadir Jenderal Tito Karnavian mempertegas pelaku Pamulang terkait Aceh.

“Iya, dia biang keroknya yang kirim orang ke Aceh,” kata Tito Karnavian dalam pesan singkatnya. “Itu nama besar,” kata dia lagi.

Rieke Laporkan Dokter RSUD Labuang Baji ke Polisi

Diah Pitaloka

Anggota Komisi IX DPR, Rieke Diah Pitaloka, mendapatkan pelecehan seksual dari seorang dokter saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Labuang Baji, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (8/3/2010). Tidak terima dengan hal itu, politisi PDIP yang juga artis ini melapor ke polisi.

Rieke melaporkan kasus tersebut ke Ditreskrim Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (9/3/2010). Rieke diterima Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Kompol Jamilah Nompo.

Menurut pemeran Oneng dalam sinetron Bajaj Bajuri ini, dalam kunjungan ke RSUD Labuang Baji, Komisi IX DPR melakukan pertemuan dengan sejumlah dokter dan tenaga medis RS tersebut. Usai pertemuan, sejumlah dokter mengajaknya foto bersama. Sebagai orang yang juga terjun di dunia hiburan, Rieke pun maklum dan memenuhi ajakan foto bersama itu.

“Tapi usai foto bersama, tiba-tiba ada seorang dokter memeluk saya dari belakang. Saya marah dan berontak,” ungkap Rieke.

Namun, sambung Rieke, dokter tersebut bukannya meminta maaf malah mengulangi perbuatannya. Bahkan kali ini lebih parah. Dokter bernama Rasyidin itu malah berusaha mencium Rieke.

“Saya marah, tapi dia malah bilang Anda kan publik figur,” ungkap Rieke.

Rieke menegaskan, tindakan dokter tersebut tidak bisa ditolerir lagi. Karena itu dia kemudian memutuskan melaporkan tindakan pelecehan seksual tersebut.

“Ini bentruk pelecehan dan diskriminasi terhadap perempuan. Harus ada proses hukum agar pelaku jera,” tukas Rieke.

Dalam kesempatan itu, Rieke didampingi kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PDIP Makassar, Ais Amin. Selain ke polisi, Rieke juga akan melaporkan dr Rasyidin ke Dewan Etik Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Kanit PPA Ditreskrim Polda Sulselbar, Kompol Jamilah, mengatakan dr Rasyidin dibidik dengan sejumlah pasal, di antaranya pasal 315 KUHP tentang Penghinaan di Muka Umum dan pasal 281 Tentang Kesusilaan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD Labuang Baji mengenai kejadian ini. Sejumlah pejabat RSUD tersebut belum bisa dihubungi.

Seorang Bayi Terlahir dengan ‘Ekor’

March 9, 2010

Kedokteran di China menemukan kondisi yang tak lazim pada seorang bayi. Pada bagian belakang bayi perempuan berusia 4 bulan tersebut ditemukan ekor sepanjang 12,7 centimeter. Ahli bedah China pun berencana untuk mengoperasi sang bayi.

Seperti diberitakan oleh Anhui Market Daily dan dikutip dari Ananova.com, Senin (8/3/2010), bayi perempuan yang diberi nama Hong Hong tersebut, dilahirkan dengan ekor di bagian belakang tubuhnya.

Ayah sang bayi, Hou mengatakan, dirinya sangat terkejut melihat kondisi putrinya yang lahir dengan ekor. Dia sebenarnya berniat untuk memotong ekor tersebut sesaat setelah putrinya lahir, tapi dokter melarangnya.

“Saya ingin memotongnya sesaat setelah dia dilahirkan, tapi dokter menyarankan kami untuk menunggu, katanya bayi yang baru lahir terlalu lemah untuk menjalani operasi,” tutur Hou yang tinggal di kota Lixing, provinsi Anhui bagian timur, China.

Sang Ayah pun dengan rutin memeriksa ekor tersebut. Dia berharap agar ekor tersebut cepat mengecil tapi ternyata yang terjadi justru sebaliknya. Saat ini ekor tersebut tumbuh dua kali lebih besar dari sebelumnya.

“Tumbuh lebih besar dan lebih besar,” ucapnya.

Para dokter di Rumah Sakit Anak Provinsi Anhui menyatakan, pihaknya cukup terkejut dengan kasus yang menimpa si bayi. “Kasus seperti ini sangat jarang terjadi, perbandingannya sekitar satu sejuta. Kami belum pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya,” ujar salah satu dokter di RS tersebut, Dokter Sun Jun.

Hasil pemeriksaan X-ray menunjukkan bahwa kulit tambahan tersebut terhubung dengan tumor lemak yang berada di tulang belakang di bayi. Dokter Sun menyatakan, operasi sang bayi berjalan sukses, namun masih terlalu dini untuk mengatakan apakah diperlukan perawatan lebih lanjut.’ detik.com

Google News, Goods, Foods, Technology, Software, Download, free CD's, all free